Model dan Desain Pembelajaran Dick and Carey, Lengkap!

model desain pembelajaran dick and carey

model desain pembelajaran dick and carey

www.rangkumanmakalah.com I dalam pembahasan model pembelajaran dick and carey dalam pembelajaran jasa makalah akan menjelaskan terlebih dahulu tentang pendapat tentang penyusunan RPP dari Dick dan Carey [1] yaitu dalam menyusun RPP terlebih dahulu dibuat desain pembelajaran, selanjutnya dari desain pembelajaran yang telah dibuat disusunlah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). Adapun langkah-langkah penyusunan Desain Pembelajarannya sebagai berikut:

  1. Identifikasi Tujuan Pembelajaran (TIU)
  2. Melakukan Analisa Pembelajaran
  3. Menganalisis karakteristik siswa dan konteks pembelajaran.
  4. Merumuskan Tujuan Performasi (TIK)
  5. Mengembangkan Butir-butir Tes Acuan Patokan / instrumen penilaian
  6. Mengembangkan Strategi Pembelajaran
  7. Mengembangkan dan Memilih Bahan Ajar
  8. Merancang dan Melakukan Evaluasi Formatif
  9. Melakukan revisi terhadap program pembelajaran
  10. Merancang dan mengembangkan Evaluasi Sumatif

Tidak dimungkiri dalam realitas, prosedur penyusunan RPP yang biasa dilakukan berpegang pada beberapa hal sebagai berikut:

  1. Identifikasi Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar dari Standar Isi.
  2. Menyusun Silabus berdasarkan Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar.
  3. Menyusun RPP dengan prosedur :
    1. Mengisi kolom identitas :
  4. Nama Sekolah
  5. Bidang Studi
  6. Kelas / Semester
  7. Pokok Bahasan
  8. Sub Pokok Bahasan
  9. Alokasi Waktu
  10. Standar Kompetensi.
  11. Kompetensi Dasar.
  12. Indikator Hasil Belajar.
    1. Menentukan Tujuan Pembelajaran.
    2. Menentukan Materi Ajar.
    3. Menentukan Model dan Metode,Pembelajaran.
    4. Menentukan Langkah-langkah Pembelajaran.
    5. Menentukan Media Pembelajaran (Alat, Bahan dan Sumber).
    6. Menentukan Instrumen Penilaian.

 Dengan prosedur penyusunan RPP seperti di atas, ada beberapa hal yang terlupakan dan belum dilakukan, antara lain: tindakan melakukan analisis instruksional/pembelajaran, analisis karakteristik siswa maupun konteks pembelajaran, revisi terhadap program serta merancang dan mengembangkan evaluasi sumatif.

Dengan demikian dapat dipastikan bahwa guru belum cukup paham atau tahu beberapa hal, antara lain: kondisi dan kebutuhan siswa secara individu maupun kelompok serta hasil yang diinginkan dari pembelajaran, sehingga dapat diasumsikan bahwa kualitas pembelajaran yang akan dilakukan kurang optimal dan pada gilirannya,  hal tersebut dapat mengurangi efektifitas dan efisiensi pembelajaran.

 Model Pembelajaran Dick and Carey        

Dick and  Carey memandang desain pembelajaran sebagai sebuah sistem dan menganggap pembelajaran adalah proses yang sitematis. Menurut Dick and Carey bahwa pendekatan sistem selalu mengacu kepada tahapan umum sistem pengembangan pembelajaran (Instructional Systems Development/ISD).

Komponen model pembelajaran dick and carey meliputi; pembelajar, pengajar, materi, dan lingkungan. Demikian pula dilingkungan pendidikan non formal meliputi; warga belajar (pembelajar), tutor (pengajar), materi, dan lingkungan pembelajaran. Semua berinteraksi dalam proses pembelajaran untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Komponen dan tahapan model pembelajaran dick and carey lebih kompleks jika dibandingkan dengan model pembelajaran yang lain seperti Morrison, Ross, dan Kemp.[2] Walaupun model Morrison, Ross, dan Kemp juga memandang desain pembelajaran sebagai sebuah sistem, tetapi sedikit berbeda. Mereka menyebutkan desain pembelajaran sebagai metode yang sistematis tetapi bukan pendekatan sitematis. Tahapan yang digunakan yaitu perencanaan, pengembangan, evaluasi, dan management proses.

Selain itu, sebuah bahan ajar bukan hanya untuk dibaca, tetapi melibatkan unsur-unsur proses pembelajaran. Dick and Carey melalui kegiatan mendesain, mengembangkan, mengimplementasi, dan mengevaluasi. Kedua-duanya tidak jauh berbeda dan masing-masing merupakan sebuah sistem. Kegiatan melalui tahapan-tahapan inilah yang disebut sebagai kegiatan mendesain pembelajaran.

 Strategi dan Desain Pembelajaran Dick dan Carey

 Strategi dan desain pembelajaran menurut Dick dan carey adalah komponenkomponen umum dari suatu bahan pembelajaran dari prosedur-prosedur yang akan digunakan dalam pembelajaran untuk mengahasilkan hasil belajar tertentu. Menurut mereka strategi pembelajaran bukan hanya terbatas prosedur atau tahapan kegiatan belajar saja, melainkan termasuk juga pengaturan materi atau paket program pembelajaran yang akan disampaikan kepada peserta didik.[3]

Pada umumnya, tahap pertama dalam desain pembelajaran adalah analisis untuk mengetahui kebutuhan dalam pembelajaran, dan mengidentifikasi masalah-masalah apa yang akan dipecahkan. Model pembelajaran dick and careymenerapkan tahapan dimaksud, dengan demikian pengembangan yang dilakukan berbasis pada kebutuhan dan pemecahan masalah.

Dari model di atas dapat dijelaskan sebagai berikut bahwa model pembelajaran dick and carey terdiri dari 10 langkah. Setiap langkah sangat jelas maksud dan tujuannya sehingga bagi perancang pemula sangat cocok sebagai dasar untuk mempelajari model desain yang lain. Kesepuluh langkah pada model pembelajaran dick and carey menunjukan hubungan yang sangat jelas, dan tidak terputus antara langkah yang satu dengan yang lainya. Dengan kata lain, system yang terdapat pada pembelajaran dick and carey sangat ringkas, namun isinya padat dan jelas dari satu urutan ke urutan berikutnya.

Langkah-langkah Desain Pembelajaran menurut Dick and Carey adalah:

  1. Mengidentifikasikan tujuan umum pembelajaran.
  2. Melaksanakan analisi pembelajaran
  3. Mengidentifikasi tingkah laku masukan dan karakteristik siswa
  4. Merumuskan tujuan performansi
  5. Mengembangkan butir–butir tes acuan patokan
  6. Mengembangkan strategi pembelajaran
  7. Mengembangkan dan memilih materi pembelajaran
  8. Mendesain dan melaksanakan evaluasi formatif
  9. Merevisi bahan pembelajaran
  10. Mendesain dan melaksanakan evaluasi sumatif

Model pembelajaran dick and carey terdiri dari 10 langkah. Setiap langkah sangat jelas maksud dan tujuannya sehingga bagi perancang pemula sangat cocok sebagai dasar untuk mempelajari model desain yang lain. Kesepuluh langkah pada pembelajaran dick and carey menunjukan hubungan yang sangat jelas, dan tidak terputus antara langkah yang satu dengan yang lainya. Dengan kata lain, system yang terdapat pada pembelajaran dick and carey sangat ringkas, namun isinya padat dan jelas dari satu urutan ke urutan berikutnya.

Langkah awal pada pembelajaran dick and carey adalah mengidentifikasi tujuan pembelajaran. Langkah ini sangat sesuai dengan kurikulum perguruan tinggi maupun sekolah menengah dan sekolah dasar, khususnya dalam mata pelajaran tertentu di mana tujuan pembelajaran pada kurikulum agar dapat melahirkan suatu rancangan pembangunan.

Penggunaan model pembelajaran dick and carey dalam pengembangan suatu mata pelajaran dimaksudkan yakni agar:

  1. Pada awal proses pembelajaran anak didik atau siswa dapat mengetahui dan mampu melakukan hal–hal yang berkaitan dengan materi pada akhir pembelajaran,
  2. Adanya pertautan antara tiap komponen khususnya strategi pembelajaran dan hasil pembelajaran yang dikehendaki
  3. Menerangkan langkah–langkah yang perlu dilakukan dalam melakukan perencanaan desain pembelajaran.

demikian dalam pembahasan tentang model desain pembelajaran dick ang carey. ini semoga bermanfaat dan [baca: strategi dakwah nabi muhamad saw]

[1] Benny A. Pribadi. Model Desain Sistem Pembelajaran. (Jakarta: Dian Rakyat, 2009), 35.

[2] Morrison, Ross, dan Kemp (2001) menyatakan bahwa dalam mengembangkan produk pembelajaran dan mendesain kegiatan pembelajaran, dapat dilakukan melalui sebuah pendekatan sistem yang meliputi; merencanakan, mengembangkan, mengevaluasi, mengatur proses pembelajaran secara efektif  agar tujuan pembelajaran tercapai.

[3] Walter Dick and Lou Carey, The Systematic Design of Intruction, Fourt Edition, (New York: Haper Collins College Publisher, 1996),  183.

[4] http://www.modul-dsp.org/images/dickcarey.png  diakses pada 05 Januari 2013

Share This:

Comments
  1. deswalantri

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *