Lompat ke konten
Home » sejarah islam » Halaman 2

sejarah islam

kumpulan makalah sejarah islam

√ Kajian Islam dan Peradaban Masa Lalu, Lengkap!

Islam dan Peradaban Masa Lalu
Islam dan Peradaban Masa Lalu

Dasar-dasar Peradaban Islam

Islam dan Peradaban Masa Lalu – Analisis historis dan konstektual dalam kajian literatur Islam klasik; adalah kesepakatan keimanan seluruh kaum muslimin bahwa islam yang dibawa oleh Nabi Muhammad saw adalah agama yang dihadirkan untuk menjadi petunjuk hidup bagi seluruh umat manusia. Pandangan ini didasarkan pada teks al Qur’an : Dan Kami tidak mengutus kamu (Muhammad) melainkan kepada seluruh umat manusia sebagai pembawa berita gembir Dan sebagai pemberi peringatan tetapi kebanyakan manusia tidakmengetahui”. Dalam teks lain dikemukakan bahwa visi atau tujuan akhir yang dibawa oleh agama ini adalah kerahmatan (kasih sayang). Dan ini bukan hanya bagi manusia tetapi juga bagi alam semesta. Ia adalah agama yang merahmati alam semesta.Selengkapnya »√ Kajian Islam dan Peradaban Masa Lalu, Lengkap!

√ Transformasi Sebuah Tradisi Intelektual Islam

Transformasi Sebuah Tradisi Intelektual Islam
Transformasi Sebuah Tradisi Intelektual Islam

Transformasi Sebuah Tradisi Intelektual Islam di sini mengacu pada langkah-langkah kaum Muslim dalam melembagakan usaha-usaha kependidikannya. Ide dasar yang melandasi gerakan ini adalah penegasan pentingnya literasi, yang secara literar dan semangatnya termuat pada al-Qur’an dan Sunnah yang sekaligus merupakan dua pilar utama penyangga Pendidikan Islam.[1]

Sementara sebelum datangnya Islam, tradisi intelektual sebelum islam bangsa Arab pagan pada dasarnya terbatas pada tradisi lisan, dimana pewarisan pengetahuan, nilai dan tradisi berlangsung dari mulut ke mulut, dari generasi ke generasi.[2] Walaupun (dalam jumlah yang sangat jarang), lembaga pendidikan dasar, kuttab, –kata jadian dari kataba (yang diperuntukkan sebagai tempat belajar tulis-menulis)—sudah dikenal pada zaman Jahiliyah.[3] Sedemikian jarang dan lambatnya perkambangan kuttab tersebut sehingga pada saat Islam hadir, orang Quraisy yang pandai tulis baca hanya 17 orang saja.[4]Selengkapnya »√ Transformasi Sebuah Tradisi Intelektual Islam

√ Tarekat, Tasawuf dan Tipologinya, Kajian Lengkap!

Sejarah munculnya tarekat tasawuf

Tarekat, Tasawuf dan TipologinyaPeralihan tasawuf yang bersifat personal kepada tarekat yang bersifat lembaga tidak terlepas dari perkembangan dan perluasan tasawuf itu sendiri. Semakin luas pengaruh tasawuf, maka semakin banyak pula orang yang berhasrat mempelajarinya. Untuk itu, mereka menemui orang yang memiliki pengetahuan tasawuf yang dapat menuntun mereka.

Tarekat serta Tasawuf dan Tipologinya
Tarekat serta Tasawuf dan Tipologinya

Sebab, belajar dari seorang guru dengan metode mengajar yang disusun berdasarkan pengalaman dakan suatu ilmu yang bersifat praktikal merupakan suatu keharusan bagi mereka. Seorang guru tasawuf biasanya memformulasikan suatu sistem pengajaran tasawuf berdasarkan pengalamannya sendiri. Sistem pengajaran itulah yang kemudian menjadi ciri khas bagi suatu tarekat yang membedakannya dari tarekat yang lain. [1]Selengkapnya »√ Tarekat, Tasawuf dan Tipologinya, Kajian Lengkap!

√ Dinasti Saljuk dalam Sejarah Peradaban Islam

Dinasti Saljuk dalam Sejarah Peradaban Islam
Dinasti Saljuk dalam Sejarah Peradaban Islam

Dinasti Saljuk dalam Sejarah Peradaban Islam – Dinasti Saljuk merupakan kelompok bangsa Turki yang berasal dari suku Ghuzz. Dinasti Saljuk dinisbatkan kepada nenek moyang mereka yang bernama Saljuk ibn Tuqaq (Dukak).Ia merupakan salah seorang anggota suku Ghuzz yang berada di Klinik,dan akhirnya menjadi kepala suku Ghuzz yang dihormati dan dipatuhi perintahnya[1].

Negeri asal mereka terletak di kawasan utara laut Kaspia dan laut Aral dan mereka memeluk agama Islam pada akhir abad ke 4 H/10M dan lebih kepada mazhab sunni. Selengkapnya »√ Dinasti Saljuk dalam Sejarah Peradaban Islam

√ Sejarah Sosial Pendidikan Islam Khalifah Umar Bin Khattab

Sejarah Sosial Pendidikan Islam Khalifah Umar Bin Khattab
Sejarah Sosial Pendidikan Islam Khalifah Umar Bin Khattab

Sejarah Sosial Pendidikan Islam Khalifah Umar Bin Khattab – Umar Bin Khattab menjadi khalifah setelah di baiat oleh umat islam setelah di tunjuk oleh abu bakar tat kala mengetahui hidupnya tidak lama lagi. Penunjukan umar diharapkan mampu meminimalisir konflik yang terjadi di antara umat islam.[1] Karena kita ketahui bahwa pada masa khalifah abu bakar terdapat banyak problem di antaranya orang-orang yang tidak membayar zakat, orang murtad dan nabi palsu.

Kepemimpinan Umar Bin Khattab selama lebih dari sepuluh tahun sebagai Amīrul Mukminīn dan kepala pemerintahan penuh dengan capaian prestasi. Umar sebagai Khalīfah tidak sekadar kepala negara dan kepala pemerintahan, lebih-lebih dia sebagai pemimpin umat.Selengkapnya »√ Sejarah Sosial Pendidikan Islam Khalifah Umar Bin Khattab

√ Sejarah Madrasah Nizamiyah, Kajian Lengkap!

Sejarah Madrasah Nizamiyah
Sejarah Madrasah Nizamiyah

Pengertian Madrasah

Sejarah Madrasah Nizamiyah – Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, Madrasah adalah Sekolah atau perguruan yang biasanya berdasarkan agama Islam.[1]

Kata madrasahdalam bahasa Arab adalah bentuk kata “keterangan tempat” (zharaf makan) dari akar kata “darasa“. Secara harfiah “madrasah” diartikan sebagai “tempat belajar para pelajar”, atau “tempat untuk memberikan pelajaran”.[2]Selengkapnya »√ Sejarah Madrasah Nizamiyah, Kajian Lengkap!

√ Periodisasi Pemikiran Islam, Kajian Lengkap dari A-Z!

Periodisasi pemikiran islam
Periodisasi pemikiran islam

Periodisasi pemikiran islam klasik (650-1250)

Periodisasi pemikiran islam – Periode klasik dapat dibagi ke dalam dua fase, yaitu fase ekspansi, integrasi dan puncak kemajuan (650-1000); dan fase disintegrasi (1000-1250). Fase pertama (650-1000) yaitu zaman dimana wilayah Islam mulai meluas melalui Afrika Utara sampai ke Spanyol di Barat dan di Persia sampai ke India di Timur. Wilayah itu berada dalam teritorial khalifah yang pada mulanya berkedudukan di Madinah dan kemudian di Damsyik dan terakhir di Baghdad. Di masa inilah berkembang dengan pesat ilmu pengetahuan dan peradaban Islam. Ilmu-ilmu pengetahuan yang berkembang coraknya bermacam-macam seperti fiqh, filsafat, sufisme dan termasuk teologi.[3] Selengkapnya »√ Periodisasi Pemikiran Islam, Kajian Lengkap dari A-Z!

√ Kontak Sosial dalam Pemikiran Politik Sunni

Pemikiran Politik Sunni
Pemikiran Politik Sunni

Kontak sosial dalam pemikiran Pemikiran Politik Sunni – Sebagai mayoritas umat Islam, penganut paham Sunni dikenal sebagai pengikut mazhab Ahl al-Sunnah wa al-Jama’ah, untuk dibedakan dari pengikut aliran lain dalam Islam yang pandangan-pandangannya dianggap menyimpang dari apa yang telah disepakati mayoritas umat.[3]

Senada dengan pandangan tersebut, A. J Wensinck menyatakan bahwa Ahl al-Sunnah wa al-Jama’ah atau pengikut mazhab Sunni adalah mereka yang menolak berbagai bentuk penyimpangan ajaran Islam.[4] Istilah Sunni biasanya digunakan untuk mengekpresikan sikap oposisi terhadap Syi’ah. Namun, sejarah mencatat bahwa oposisi ini muncul akibat dari ketegangan politik pada masa awal Islam. Ketegangan-ketegangan ini diekspresikan dalam istilah teologis dan terutama berkaitan dengan persoalan kepemimpinan umat yang membelah identitas umat Islam. Sejak itulah sebagian umat Islam mulai menyebut diri mereka sendiri sebagai penganut Sunni sebagai lawan dari Syi’ah. Selengkapnya »√ Kontak Sosial dalam Pemikiran Politik Sunni