√ Dilema Paradigma Scientific dan Pendidikan Islam, Lengkap!

Dilema Paradigma Scientific dan Pendidikan Islam
Dilema Paradigma Scientific dan Pendidikan Islam

1. Pengantar

Dilema Paradigma Scientific dan Pendidikan Islam – Penulis memulai pembahasan ini dengan topik kurikulum 2013 yang menggunakan paradigma scientific sebagai instrumen pencapaian kebenarannya. Semua ilmu pengetahuan diusahakan untuk memiliki barometer scientific ini dengan harapan peserta didik memahami sesuatu dengan berangkat dari hal-hal yang nampak untuk dilihat dan diamati. Karena inti dari pengetahuan modern adalah sesuatu yang dapat dibuktikan kebenarannya melalui panca indra.

              Sebelum masuk pada pokok bahasan paradigma scientific dalam kurikulum 2013 maka kita kaji terlebih dahulu kerangka historis dari penggalan kata tersebut. Hal ini bermula pada revolusi copernicus[1] yang dianggap sebagai pendobrak dan awal dari filsafat modern yang ditandai munculnya tokoh-tokoh Rene Descartes, Immanuel Kant, dll.

Baca Selengkapnya√ Dilema Paradigma Scientific dan Pendidikan Islam, Lengkap!

PARADIGMA PENELITIAN KEPENDIDIKAN

paradigma penelitian kependidikan
paradigma penelitian kependidikan

paradigma penelitian kependidikan – Bogdan dan Biklen mendefinisikan paradigma itu adalah kumpulan longgar dari sejumlah asumsi yang dipegang bersama, konsep atau proposisi yang mengarahkan cara berfikir dan penelitian. Paradigma merupkan pola atau model tentang bagaimana sesuatu distruktur (bagian dan hubungannya) atau bagaimana bagian-bagiannya berfungsi (prilaku yang didalamnya ada konteks khusus atau dimensi waktu)[5]

Paradigma itu memberikan panduan bagi praktisi pendidikan tentang apa yang penting dan masuk akal. Penelitian (research) dapat diartikan sebagai upaya atau cara kerja yang sistematik untuk menjawab permasalahan atau pertanyaan dengan jalan mengumpulkan data dan merumuskan generalisasi berdasarkan data tersebut. Diartikan juga sebagai proses pemecahan masalah dan menemukan serta mengembangkan batang tubuh pengetahuan yang terorganisasikan melalui metode ilmiah. 

Baca SelengkapnyaPARADIGMA PENELITIAN KEPENDIDIKAN