√ Sejarah Periwayatan Hadist Secara Resmi, Lengkap!

Periwayatan Hadist Secara Resmi – Proses memperoleh dan menyampaikan hadis Nabi pada zaman Nabi dan  zaman sahabat tidaklah sama. Demikiana pula proses memperoleh dan menyampaikan hadis Nabi pada zaman sesudah sahabat.  Periwayatan Zaman nabi Sahabat dalam mendapatkan hadis Nabi sangatlah antusias. Kegigihan mendapatkan hadis Nabi terlihat seperti yang dilakukan Umar ra dengan tetangga ansharnya. Ditengah-tengah … Baca Selengkapnya

√ Hubungan Hadis dengan Al-qur’an, Kajian Lengkap!

www.rangkumanmakalah.com A. Kedudukan Hadith Terhadap Al-Qur’an hubungan hadis dengan al-qur’an – Allah SWT menutup risalah samawiyah dengan risalah islam. Dia mengutus Nabi SAW. Sebagai Rasul yang memberikan petunjuk, menurunkan Al-qur`an kepadanya yang merupakan mukjizat terbesar dan hujjah teragung, dan memerintahkan kepadanya untuk menyampaikan dan menjelaskannya. Pada masa Rasulullah SAW. Tidak ada sumber hukum selain Al-kitab … Baca Selengkapnya

√ ASBABUL WURUD HADIST, Pembahasan Lengkap!

a. Pengertian Asbabul Wurud Hadist

Secara etimologis, “ asbabul wurud hadist ” merupakan susunan idhafah yang berasal dari kata asbab dan al-wurud. Kata “asbab” adalah bentuk jamak dari kata “sabab”. Menurut ahli bahasa diartikan dengan “al-habl” (tali), saluran yang artinya dijelaskan sebagai segala yang menghubungakan satu benda dengan benda lainnya.[5] Sedangkan menurut istilah adalah :

Baca Selengkapnya

Metode Penelitian Hadist, Lengkap!

Metode Penelitian Hadist
Metode Penelitian Hadist

metode penelitian hadist

A. Tahap –tahap penelitian hadist

I. Melakukan Takhrij

Secara etimologi kata takhrij berasal dari kata kharraja yang berarti al-zuhur yang (tampak) al-istinbath (mengelurkan) al taujih (menerangkan) at-tadrib (meneliti) sedangkan menurut terminologi takhrij hadis adalah menunjukkan atau pencarian tempat hadis pada sumber-sumbernya yang asli dengan mengemukakan matn serta sanadnya secara lengkap untuk kemudian diteliti kualitas hadisnya.[4]

Metode Takhrij hadis ada dua macam : pertama Takhrijul hadis bil- lafz yakni berdasarkan lafal, yang kedua takhrijul hadis bil Maudu yakni berdasarkan topik.[5]

Baca Selengkapnya

Jasa Optimasi Website