Inilah Puasa Ramadhan Ala Rasulullah saw yang jarang diketahui

adsense-fallback

Puasa Ramadhan Ala Rasulullah saw – Sebagai umat islam pasti mengharapkan melaksanakan ibadah puasa dengan sempurna agar nilai ibadahnya juga sempurna dan tidak sia – sia. Dengan mengetahui tuntunan puasa ramadhan cara rasulullah saw maka kita akan semakin yakin dan bangga dengan apa yang kita lakukan dalam berpuasa. Dan tentu banyak ritual ibadah yang diajarkan oleh rosulullah saw langsung selama bulan ramadhan seperti makan sahur, makan buka, niat puasa, aktivitas pada bulan ramadhan dan masih banyak lagi.

Banyak orang islam yang merasa kesulitan saat mengikuti cara puasa ramadhan seperti nabi muhammad saw. karena memang nabi umat islam ini adalah teladan yang baik dan paling sempurna seperti firman allas swt: “Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu, (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.” (QS al-Ahzab [33]: 21).

Salah satu contoh keteladanan rasulullah saw yang paling sederhana adalah dengan berbuka cukup makan buah kurma saja. dan juga ada sebuah riwayat yang menjelaskan bahwa Nabi muhammad saw pernah pernah sahur dengan sebutir buah kurma dan itu pun dibagi separuh dengan istrinya yang bernama aisyah. hem.. begitu nikmat yang keluar dari lisannya.

adsense-fallback
Puasa Ramadhan Ala Rasulullah saw

Puasa Ramadhan Ala Rasulullah saw

Jika kita sahur dengan kurma separoh sedangkan setengahnya kita kasihkan kepada istri/suami. Pastinya ngomel – ngomel. dan bisa – bisa sampai perang dunia ketiga hehe. Suami yang gak bertanggung jawab kek, atau istri yang tidak mau masak kek. banyak lah. jadi bingung sendiri aku. tapi yang jelas adalah kita dapat mengikuti cara ber puasa ramadhan ala rasulullah saw sebisa dan semampu kita saja. Baik perhatikan ulasan berikut ini,

Berniat puasa sejak malam

Diriwayatkan dari Hafsah, ia berkata, Rasulullah SAW bersabda: “Barang siapa yang tidak berniat untuk puasa Ramadhan sejak malam, maka tak ada puasa baginya.” (HR Abu Dawud). Hadist tersebut menjelaskan pentingnya niat puasa ramadhan bagi para pelaku yang akan melakukan puasa di bulan ramadhan. Niat termasuk salah satu dari rukun puasa yang dibaca sebelum melakukan puasa. Tentu ketentuan niat puasa wajib pada bulan ramdhan ini berbeda dengan tuntutan niat yang diluar bulan ramadhan. karena niat puasa sunah bisa dilakukan di siang hari. itulah perbedaan niat puasa ramadhan dan puasa sunnah.

Berikut ini adalah Niat puasa ramadhan,

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ اَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هذِهِ السَّنَةِ ِللهِ تَعَالَى

Makan Sahur ala rasulullah saw

Puasa ramadhan cara nabi muhammad saw ini dimulai dengan makan sahur secukupnya. serta minum air putih secukupnya. yang mana sekiranya terdapat gizi dan nutrisi untuk menjaga kebugaran badan selama seharia penuh.terkait dengan cara makan sahur ala rasulullah saw. Beliau selalu mengakhirkan makan sahur dengan waktu menjelang imsak. Sahur ini sangat penting karena terdapat keberkahan didalamnya.

Puasa ramadhan cara rasul

Saat melakukan puasa ramadhan, Nabi muhammad saw selalu memperbanyak ibadah dengan membaca al-qur’an, i’tikaf di masjid, membantu orang lain, sholat sunnah dan masih banyak lagi. Tentu saat berpuasa melakukan kebaikan akan menambah amal baik kita. meskipun toh ketentuan tersebut tidak hanya dilakukan saat siang hari saja (saat puasa) Melainkan juga dapat dilakukan pada malam hari yang mana termasuk pada bulan ramadhan.

Amalan di puasa ramadhan ini sangatlah banyak, seperti sholat terawih, tadarus al-qur’an, sholat malam, i’tikaf di masjid, dan lain – lain. tentu semua hal yang kamu anda baik dan bernilai ibadah akan dilipat gandakan pahalanya jika kamu lakukan.

Berbuka puasa ala rasulullah saw

Nabi muhammad Saw selalu menyegerakan berbuka puasa dengan memakan makanan ringan seperti 3 butir kurma dan segelas air putih. Setelah itu dilanjut dengan melakukan ibadah sholat magrib berjamaah. Kemudian setelah selesai sholat magrib baru rasulullah melanjutkan makan dengan makan yang lebih (jika ada).

Dari Abu ‘Athiyah RA, dia berkata, “Saya bersama Masruq datang kepada Aisyah RA. Kemudian Masruq berkata kepadanya, “Ada dua sahabat Nabi Muhammad SAW yang masing-masing ingin mengejar kebaikan, dan salah seorang dari keduanya itu segera mengerjakan shalat Maghrib dan kemudian berbuka. Sedangkan yang seorang lagi, berbuka dulu baru kemudian mengerjakan shalat Maghrib.” Aisyah bertanya, “Siapakah yang segera mengerjakan shalat Maghrib dan berbuka?” Masruq menjawab, “Abdullah bin Mas’ud.” Kemudian Aisyah berkata, “Demikianlah yang diperbuat oleh Rasulullah SAW.” (HR Muslim No 1242).

Demikian ulasan singkat seputar Puasa Ramadhan Ala Rasulullah saw atau yang sering disebut dengan puasanya nabi muhammad saw yang dapat saya sampaikan. guna dapat dijadikan sebagai panduan anda saat melakukan puasa wajib dengan penuh berkah pada bulan ramadhan ini. terimakasih atas kunjungan anda dan semoga bermanfaat.


adsense-fallback