Bacaan Do’a Qunut Bahasa Arab, Latin dan Terjemahan!

adsense-fallback

Bacaan Do’a qunut adalah do’a yang dibaca pada waktu subuh serta pada sholat witir di paruh akhir bulan ramadhan. membaca do’a qunut dilakukan pada saat i’tidal di rekaat terakhir shalat subuh dan witir. Jika sholat subuh maka dibaca pada saat rekaat kedua. Sedangkan pada sholat witir yang biasanya dilaksanakan pada paruh kedua bulan ramadhan. Shalat witir adalah shalat sunnah yang rekaatnya ganjil. dengan rekaat paling sedikit adalah 1 rekaat sedangkan rekaat paling banyak adalah 11 rekaat. Pelaksanaan sholat sunah witir dapat dilakukan pada malam hari. baik pada bulan ramadhan maupun diluar bulan ramadhan. Namun untuk membaca do’a qunut ini. disunnahkan hanya pada bulan ramadhan.

Anda sebagai seorang muslim harus hafal dengan Bacaan do’a qunut bahasa arab. Karena membacanya diwajibkan dengan menggunakan bahasa arab. Namun setidaknya Jika anda tidak dapat membaca tulisan arab maka anda dapat membaca do’a qunut bahasa latin. Kita juga memberikan terjemahan bacaan do’a qunut agar anda mengerti arti dari bacaan do’a yang dibaca pada waktu shalat subuh ini.

Dalil Do’a Qunut

Imam an-Nawawi ber-istidlal dengan sebuah hadis sahih:

adsense-fallback

( كَانَ رَسُوْلُ اللَّهُ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُوْلُ حِيْنَ يَفْرُغَ مِنْ صَلَاة الْفَجْرِ مِنْ الْقِرَاءَةِ وَيُكَبِّرُ وَيَرْفَعُ رَأْسَهُ : سَمِعَ اللَّهُ لِمَنْ حَمِدَهُ رَبّنَا وَلَك الْحَمْدُ ، ثُمَّ يَقُول : اللَّهُمَّ أَنْجِ الْوَلِيْدَ بْن الْوَلِيْدِ ) إِلَى آخِرِهِ فِيْهِ اِسْتِحْبَابُ الْقُنُوْتِ وَالْجَهْرِ بِهِ (شرح النووي على مسلم – ج 2 / ص 482)

Artinya: “Hadis Riwayat Muslim: (Setelah Rasulullah Saw selesai dalam salat Subuh dari membaca Fatihah, beliau takbir, lalu bangun dari rukuk dengan mengucapkan ‘Semoga Allah menerima orang yang memujinya. Wahai Tuhan kami, bagi-Mu segala pujian, lalu Nabi berdoa: Ya Allah selamatkan Walid bin Walid…) Hadis ini adalah anjuran Qunut dan mengeraskan bacaan Qunut” (Syarah Muslim 2/482)

Imam an-Nawawi juga berkata:

( وَهُوَ قَائِمٌ فِي الصَّلَاةِ رَافِعٌ يَدَيْهِ فَجَعَلَ يُسَبِّحُ . . . إِلَى قَوْله وَيَدْعُوْ ) فِيْهِ دَلِيلٌ لِأَصْحَابِنَا فِي رَفْع الْيَدَيْنِ فِي الْقُنُوْتِ ، وَرَدٌّ عَلَى مَنْ يَقُوْلُ : لَا تُرْفَعُ الْأَيْدِي فِي دَعَوَاتِ الصَّلَاةِ . (شرح النووي على مسلم – ج 3 / ص 324)

Artinya: “Hadis riwayat Muslim: (Rasulullah berdiri dalam salat, mengangkat kedua tangannya, lalu bertasbih dan berdoa)… Hadis ini adalah dalil bagi ulama Syafiiyah dalam mengangkat kedua tangan dalam Qunut dan membantah pendapat yang mengatakan: Tidak boleh mengangkat tangan dalam doa saat salat” (Syarah Muslim 3/324)

Untuk mengetahui dalil diperbolehkannya membaca do’a qunut maka simak ulasannya DI SINI. dan Organisasi NU menggunakan dalil ini untuk dijadikan pedoman. Kita lebih sering mengetahui bacaan do’a qunut menurut NU. begitulah kira – kira. di bawah ini kita berikan penjelasannya;

Bacaan Do’a Qunut Bahasa Arab Munfarid

Bacaan Do’a Qunut Bahasa Arab

اللّهُمَّ اهْدِنِيْ فِيْمَنْ هَدَيْتَ, وَعَافِنِيْ فِيْمَنْ عَافَيْتَ, وَتَوَلَّنِيْ فِيْمَنْ تَوَلَّيْتَ, وَبَارِكْ لِيْ فِيْمَا أَعْطَيْتَ, وَقِنِيْ بِرَحْمَتِكَ شَرَّ مَا قَضَيْتَ. فَإِنَّكَ تَقْضِى وَلاَ يُقْضَى عَلَيْكَ, وَإِنَّهُ لاَيَذِلُّ مَنْ وَّالَيْتَ, وَلاَ يَعِزُّ مَنْ عَادَيْتَ, تَبَا رَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ, فَلَكَ الْحَمْدُ عَلَى مَا قَضَيْتَ, أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوْبُ إِلَيْكَ, وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدِنِ النَّبِيِّ اْلأُمِّيِّ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمْ

Bacaan Do’a Qunut Bahasa Latin Munfarid

Allah hummah dini fiman hadait.
Wa’a fini fiman ‘afait.
Watawallani fiman tawalait.
Wabarikli fimaa a’tait.
Waqinii birohmatika syarramaa qadhait.
Fainnaka taqdhi wala yuqdha ‘alaik. Waiinahu layadziluman walait. Walaa ya’izzuman ‘adait.
Tabaa rakta rabbana wata’alait.
Falakalhamdu ‘ala maaqadhait.
Astaghfiruka wa atubu ilaik.
Wasallallahu ‘ala Saidina Muhammad. Wa’ala alihi wasahbihi Wasallam.

Terjemahan Bacaan Do’a Qunut Subuh

“Ya Allah, berilah aku petunjuk seperti orang2 yang telah Engkau beri petunjuk.
Berilah aku kesehatan seperti orang-orang yang telah Engkau beri kesehatan.
Pimpinlah aku bersama orang-orang yang telah Engkau pimpin.
Berilah berkah pada segala apa yang telah Engkau berikan kepadaku.
Dan peliharalah aku dari kejahatan yang Engkau pastikan.
Karena, sesungguhnya Engkaulah yang menentukan dan tidak ada yang menghukum atau menentukan atas Engkau.
Sesungguhnya tidaklah akan hina orang-orang yang telah Engkau beri kekuasaan.
Dan tidaklah akan mulia orang yang Engkau musuhi.
Maha berkahlah Engkau dan Maha Luhurlah Engkau.
Segala puji bagi-Mu atas yang telah engkau pastikan.
Aku mohon ampun dan kembali (taubat) kepada Engkau.
Semoga Allah memberi rahmat, berkah dan salam atas nabi Muhammad beserta seluruh keluarganya dan serta sahabatnya.”

Keterangan:

  • Perbedaan bacaan do’a Qunut saat sholat Munfarid / sendiri dan jama’ah terletak pada kata “nii” (untuk sholat sendiri/munfarid), dan “naa” (untuk sholat berjama’ah).
  • Diatas adalah arti bacaan do’a Qunut khusus untuk sholat sendiri.
  • Untuk arti do’a Qunut berjamaah silahkan ganti “aku (nii)” menjadi “kami (naa)”.
Sujud Syahwi Saat Lupa Tidak Membaca bacaan Do’a Qunut

Jika anda lupa membaca do’a qunut subuh maka anda dapat melakukan sujud sahwi. waktu pelaksanaan sujud sahwi adalah pada saat selesai membaca bacaan tahiyatul akhir dan sebelum salam. Sujud dilakukan sebanyak 2 kali dan kedua sujut tersebut anda dapat membaca bacaan tasbih sebagai berikut;

سُبْحَانَ مَنْ لَا يَنَامُ وَلَا يَسْهُوْ

“Subhaana man laa yanaa mu walaa yashu “

Artinya : “Maha suci Allah yang tidak tidur dan tidak lupa.”

Melakukan sujud sahwi adalah hukumnya sunnah. sehingga jika dilakukan dapat pahala namun ditinggalkan tidak apa – apa. artinya adalah jika anda lupa tidak membaca do’a qunut dan juga lupa melakukan sujud sahwi. Shalat yang anda lakukan tetap sah.

Agama Islam mengenal 2 macam do’a qunut. yang pertama adalah qunut nazilah yaitu qunut yang dilakukan atau dibaca saat adanya bencana. yang Kedua adalah qunut shalat yaitu qunut yang dibaca pada waktu i’tidal (berdiri setelah ruku’) setiap akhir roka’at pada shalat subuh dan shalat whitir, sebagaimana yang sudah dijelaskan diatas. Kedua qunut ini memiliki bacaan yang berbeda.

Baca juga: Perbedaan Bacaan do’a iftitah sholat menurut NU dan Muhammadiyah.

Demikian ulasan singkat seputar Bacaan do’a qunut bahasa arab, latin dan terjemahannya yang dapat kita sampaikan. Guna dijadikan sebagai sumber informasi buat anda yang sekarang sedang belejar do’a qunut, baik untuk dihapalkan, mengetahui artinya dan juga dalil pelaksanaan do’a qunut. Terimakasih atas kunjungan anda dan semoga bermanfaat.


adsense-fallback