Lompat ke konten
Home » √ Tata Cara Mandi Junub Setelah Berhubungan Suami Istri (LENGKAP)

√ Tata Cara Mandi Junub Setelah Berhubungan Suami Istri (LENGKAP)

Daftar Isi

Assalamu’alaikum Wr. Wb.. Beberapa waktu yang lalu, Saya sempat ditanya oleh murid saya. terkait dengan tata cara mandi junub setelah berhubungan suami istri, Niat mandi wajib serta larang – larangan pada saat seseorang mengalami hadas besar. Serta banyak hal terkait dengan hadas besar dan cara membersihkannya. Baik saya mulai satu persatu ya penjelasannya.

Penjelasan Tata Cara Mandi Junub / Jinabat

Pada dasarnya tata cara mandi wajib setelah bersetubuh suami dan istri itu sama dengan tata cara mandi besar atau mandi jinabat dengan kasus yang lain. Seperti kasus wanita setelah haid, seseorang yang baru masuk islam, selesai nifas, mimpi basah atau kasus yang lain. Karena rukun mandi besar atau mandi jinabat hanyalah dua, yaitu membaca niat serta membasuh seluruh tubuh dari ujung kepala hingga ujung kaki.

Tata Cara Mandi Junub Setelah Berhubungan Suami Istri
Tata Cara Mandi Junub Setelah Berhubungan Suami dan istri

A. Hukum mandi junub / janabat / mandi wajib / mandi hadast besar

Hadast besar adalah hadast yang disebabkan oleh Bersetubuh, Keluarmani, haid, nifas, dan melahirkan. Hadast besar dapat dihilangkan dengan mandi junub / mandi janabat / mandi wajib / mandi hadast besar. Hukum mandi besar atau yang sering kita kenal dengan mandi jinabat adalah wajib. Bagi orang yang akan melakukan shalat, tidak sah sholatnya jika masih mempunyai hadast besar.

B. Sumber Hukum Perintah melakukan Mandi Wajib / junub / janabat / mandi hadast besar

Perintah mandi wajib ada dalam surat Al-Maidah ayat 6:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا قُمْتُمْ إِلَى الصَّلَاةِ فَاغْسِلُوا وُجُوهَكُمْ وَأَيْدِيَكُمْ إِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوا بِرُءُوسِكُمْ وَأَرْجُلَكُمْ إِلَى الْكَعْبَيْنِ ۚ وَإِنْ كُنْتُمْ جُنُبًا فَاطَّهَّرُوا ۚ وَإِنْ كُنْتُمْ مَرْضَىٰ أَوْ عَلَىٰ سَفَرٍ أَوْ جَاءَ أَحَدٌ مِنْكُمْ مِنَ الْغَائِطِ أَوْ لَامَسْتُمُ النِّسَاءَ فَلَمْ تَجِدُوا مَاءً فَتَيَمَّمُوا صَعِيدًا طَيِّبًا فَامْسَحُوا بِوُجُوهِكُمْ وَأَيْدِيكُمْ مِنْهُ ۚ مَا يُرِيدُ اللَّهُ لِيَجْعَلَ عَلَيْكُمْ مِنْ حَرَجٍ وَلَٰكِنْ يُرِيدُ لِيُطَهِّرَكُمْ وَلِيُتِمَّ نِعْمَتَهُ عَلَيْكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ

Artinya:

“Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak mengerjakan shalat, maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai dengan siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kakimu sampai dengan kedua mata kaki, dan jika kamu junub maka mandilah, dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, lalu kamu tidak memperoleh air, maka bertayammumlah dengan tanah yang baik (bersih); sapulah mukamu dan tanganmu dengan tanah itu. Allah tidak hendak menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, supaya kamu bersyukur”

Perintah mandi wajib ada dalam surat An-nisa ayat 43;

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ لاَ تَقْرَبُواْ الصَّلاَةَ وَأَنتُمْ سُكَارَى حَتَّىَ تَعْلَمُواْ مَا تَقُولُونَ وَلاَ جُنُباً إِلاَّ عَابِرِي سَبِيلٍ حَتَّىَ تَغْتَسِلُواْ

Artinya: “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu shalat, sedang kamu dalam keadaan mabuk, sehingga kamu mengerti apa yang kamu ucapkan, (jangan pula hampiri mesjid) sedang kamu dalam keadaan junub, terkecuali sekedar berlalu saja, hingga kamu mandi”

C. Sebab – sebab yang mewajibkan mandi Junub

  • Bersetubuh
  • Selesai Nifas
  • Mualaf (Orang yang baru masuk islam)
  • Selesai haid (menstruasi)
  • Wiladah (melahirkan)
  • Mati yang bukan Syahid (Orang mati syahid tidak wajib dimandikan)
  • Keluar air mani (baik karena bersetubuh maupun karena mimpi atau sebab lainnya)

D. Rukun Mandi Besar / Mandi Junub / Mandi Jinabat atau mandi hadas besar ada 2

1. Niat.

Niat ini dibaca dalam hati pada saat mulai membasuh bagian manapun dari tubuh.

Tata Cara Mandi Junub Setelah Berhubungan Suami Istri
Niat Mandi Wajib

2. Membasuh seluruh tubuh dengan air sampai rata (serta rambut dan kulitnya harus terkena air).

Setelah seseorang membaca niat mandi besar. Maka selanjutnya;

  • Membasuh Tangan
  • Membersihkan organ – organ tubuh yang kotor dengan tangan kiri
  • Mencuci Tangan Kembali
  • Berwudhu
  • Mengguyur kepala.
  • Menyela – nyela rambut.
  • Mengguyur seluruh bagian tubuh.
  • Menggunakan Sabun dan Shampo.

E. MANDI SUNAH

Selain mandi wajib, ada beberapa mandi yang disunatkan, yaitu:

  • Mandi ketika hendak Sholat Jumat.
  • Mandi ketika hendak Sholat Idul Fitri.
  • Mandi ketika hendak Sholat Idul Adha.
  • Mandi setelah sembuh dari penyakit gila.
  • Mandi ketika hendak melaksanakan ihram haji atau umrah.
  • Mandi setelah memandikan mayat.
  • Mandi seorang kafir setelah masuk islam.

F. Larangan bagi orang yang mempunyai Hadast Besar:

a) Larangan bagi orang yang sedang Junub:

  • Mendirikan Sholat, baik shalat wajib / sunat.
  • Mengerjakan Thawaf (Thawaf rukun haji / sunat).
  • Menyentuh / membawa Al-quran
  • Berhenti lama (berdiam di masjid) / Itikaf.
  • Melakukan Puasa Wajib maupun Sunnah
  • Terlarang untuk ditalak atau dicerai

b) Larangan bagi orang yang sedang Haid / Nifas:

  • Semua larangan point2 diatas.
  • Di cerai (ditalak)
  • Berpuasa (wajib / sunat)
  • Bersetubuh
  • Bersenang – senang antara pusar perut dan lutut.
  • Menyeberangi mesjid jika khawatir mengotorinya dengan darah.

Penutup

Demikian ulasan singkat seputar tata cara mandi junub setelah berhubungan suami istri yang dapat kita sampaikan. Baca juga: Bacaan do’a sesudah sholat fardhu. Semoga bermanfaat.

Pencarian Terkait;

  • niat mandi wajib setelah berhubungan
  • niat mandi wajib setelah haid
  • doa mandi junub wanita
  • tata cara mandi wajib setelah haid
  • tata cara mandi wajib bagi laki-laki
  • mandi wajib bagi wanita
  • cara mandi junub setelah berhubungan suami istri
  • mandi junub untuk wanita
  • doa mandi junub yang benar
  • tata cara mandi wajib setelah bersetubuh menurut islam
  • mandi wajib setelah berhubungan suami istri di bulan ramadhan
  • doa mandi wajib setelah haid dan bersetubuh
  • doa mandi setelah haid
  • apakah setelah berhubungan suami istri wajib mandi besar
  • bagaimana tata cara mandi wajib setelah melakukan hubungan suami istri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *